Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2017

Aku harus apa...

Aku harus apa....
Saat aku selalu menantimu
Namun,
Kau tak jua hadir

Aku harus apa....
Saat aku mulai tak mengindahkanmu
Namun,
Nyatanya aku masih mengharapkanmu

Aku harus apa....
Saat aku menyakinkan hati untuk tak bertahan
Nyatanya,
Aku tak jua melangkah pergi

Aku harus apa....
Saat aku meyakinkan hati untuk melupakanmu
Namun nyatanya,
Aku masih mengharapkanmu

Aku harus apa....
Bahkan saat kamu tak mengindahkanku
Aku justru semakin menantimu
Mengharapkanmu berada di sampingku.

Aku harus apa....
Ketika kamu tetap menyita sebagian pikiranku
Ketika aku masih menginginkanmu
Namun, aku berusaha untuk menampiknya

Aku harus apa....
Ketika aku memang jatuh hati
Dan, semakin jatuh hati
Padamu.

Jakarta, Januari 2017.

Fanny Saufina


Minggu, 22 Januari 2017

Asing.

Di bawah langit yang menjingga,
Aku menantimu
Dalam putaran detik yang tak berhenti
Aku menantimu

Kamu harus tahu
Berhenti tidak semudah memulai
Kamu harus tahu
Bimbang tak semenyenangkan yang kaukira

Angin yang berhembus
Seakan menyadarkanku dinginnya dirimu
Sunyinya malam
Menyadarkanku bahwa kita telah berbeda

Kamu harus tahu
Tentang hati yang merindu
Kamu harus tahu
Tentang hati yang bimbang

Kita pernah berjalan tanpa kenal lelah
Lalu, inikah waktu di mana kita mulai lelah?
Bukan kita, bukan aku, hanya kamu
Kamu akhirnya lelah

Aku harusnya sadar
Saat hati mulai bermain
Aku harusnya sadar
Saat aku tersenyum lebih banyak

Dan aku harusnya sadar
Bahwa semua telah berbeda.

Di hari itu,
Semua telah berubah
Seakan aku memang hobi untuk tersenyum
Seakan aku hanya cukup jika kau tetap di sisi.

Dan hari ini,
Semua semakin berubah
Berjalan mengikuti arah yang tak kumengerti
Dan akhirnya semua terasa asing

Kau,
Aku,
Kita,
Kembali menjadi asing.


Jakarta, Januari 2017

Fanny Saufina