Tampilkan postingan dengan label RabuMenulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RabuMenulis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2015

Cinta dari Sahabatmu.

Perempuan itu berdiri diujung pintu perpustakaan kampusnya, niat awalnya untuk membaca seketika sirna saat pandangannya tak sengaja jatuh kepada dua insan yang saling bercengkerama mesra. Lelaki dan perempuan yang sedang jatuh cinta itu tak sadar sedang diperhatikan oleh perempuan lainnya dari jarak yang tak begitu jauh. Banyak yang sadar jika ada yang sedang jatuh cinta, namun tak ada yang sadar jika ada hati sedang terluka.

Creva masih saja berdiri diujung sana, tak berniat untuk segera bergegas. Kakinya terlalu kaku untuk diajak melangkah menjauhi tempat itu. Disana, Theo dan Clara—pacar barunya—masih saja asik bercengkerama, tak jelas topic apa yang membuat mereka senang berlama-lama mengobrol. Creva masih memperhatikan Theo yang sedari tadi melengkungkan bibirnya disela-sela ucapannya, hingga akhirnya Theo sadar jika ada Creva yang hanya berdiri didepan pintu, enggan untuk masuk ataupun pergi.

“Crev?” Panggilnya, membuat Clara menoleh kearahnya juga.

Creva hanya tersenyum tipis, lalu ia pergi. Ini cara terjitu untuk mengembalikan perasaannya yang sedang hancur, mengapa tak dari tadi ia pergi? Mengapa ia harus menyiksa hatinya terlalu lama? Entahlah, terkadang Creva terlalu menikmati kala hatinya sakit.