Teruntuk Zalika,
Aku menuliskannya seperti itu,
tujuannya hanya untuk memudahkan seseorang yang menemukan surat ini. Jika aku
tak menuliskan seperti itu, kemungkinan besar akan dibaca terlebih dahulu dan
baru mereka ketahui kepada siapa surat ini aku hendak tujukan. Aku tak ingin
orang lain membaca ini sebelum kaumelihatnya. Aku bahkan tak ingin orang lain
membaca ini, aku hanya ingin kamu yang membaca ini. Aku hanya ingin kamu yang
mengerti suratku.
Zalika,
Jika kamu membaca surat ini,
kemungkinan besar aku sudah meninggalkanmu untuk selamanya. Atau kemungkinan
kecilnya, aku sedang berada di rumah sakit dengan berbagai alat bantu yang
membantuku tetap ada. Lalu, kemungkinan mana yang menyebabkan kamu telah
membaca suratku saat ini?