Sahabat. Apa itu? Mungkin orang-orang yang selalu ada disaat
kita butuh. Atau hanya orang yang sekedar dari teman? Apalah arti dari semua
itu, gue ngga terlalu memikirkannya. Yang gue tau, mereka selalu ada disaat gue
butuh, bersama mereka gue merasa lebih baik dibandingkan sendiri. Sahabatkah
itu? Tidak terlalu penting itu sahabat atau bukan. Yang pasti adalah mereka
bagian penting dalam hidup gue.
Ketiga cewek yang tidak memiliki sifat yang sama ini, selalu
berhasil bikin gue ketawa. Selalu berhasil bikin pipi gue merona. Selalu berhasil
bikin gue ngungkapin semuanya. Semuanya, yang awalnya mau gue jadiin cerita
diantara mereka, akhirnya harus terbongkar lagi. Mereka adalah orang yang
selalu nyediain waktunya buat sekedar ketemu dan berbagi cerita, meski kita sama-sama
sibuk.
Cewek pertama, Ratna Erwina. Orang yang paling bawel
diantara kita. Heboh. Dan gue rasa, dia yang punya mantan terbanyak juga
diantara kita. Baru putus sama pacarnya, tp pedekateannya banyak bro. Paling
sering diintrogasi, ya karena dia terlalu menutupi kisah cintanya. Dan hobi gue
saat ketemu dia adalah ngepoin handphone, karena dengan cara itu baru kita bisa
mendapatkan info-info yang akurat. Wkwk.
Kedua, Nurizka Fauziah. Pacarnya Vicky, bukan Vicky si
kudeta-kudeta cinta itu. Haha setidaknya Vicky nya riska lebih romantis.
Orangnya paling jago kalo nyindir, dan alhasil gue ketularan. Dia itu paling
punya banyak cerita, dan setiap kita ketemu ada aja yang diceritain. Terkadang,
yang bikin kita gregetan adalah saat dia lg cerita yang a nah tiba-tiba dia
cerita b padahal yang a belum selesai. Reaksi kita yang mungkin udah dia hafal adalah “Kita ngga bakal ngambil jatah cerita
lu. Selesaiin yang itu dulu.”
Dan yang ketiga, Selvia Febriana. Pacarnya Wandi
sikembarannya Wanda. Orangnya diem-diem menghanyutkan. Paling bisa bikin
ekspresi bibir kena angin, tapi
sekarang dia ngga pernah kaya gitu lagi. Entah apa alasannya. Jarang cerita,
kayanya someday kita harus mengintrogasi dia juga nih guys?
Seperti apapun kalian. Kalian adalah kalian. Dan kita
tetaplah kita. Ngga perlu melihat seperti apa gaya pertemanan yang lain, karena
kita punya cara bermain yang mereka ngga punya. Berantem-berantem bukan hal
yang baru lagi, tapi apalah artinya kalo hati kita tetap merindu satu sama yang
lain. Gaya banget bahasa gue.
Seberapa sibuk kita, seberapa sedikitnya waktu senggang yang
kita punya sekarang, jangan pernah lupa kalo disini selalu ada sahabat-sahabat
lo yang menantikan cerita lu, kangen sama lu. Semoga kita akan tetap dan terus
kaya gini. Jangan pernah terpisah karena apapun ya. Love!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan jejak didalam kolam komentar, agar saya dapat berkunjung ke alamatmu.