Selasa, 31 Desember 2013

Kenangan (Kamu) dalam 2013

Kenangan dalam 2013, tidak terlalu banyak yang aku ingat. Tapi, nyatanya kenangan (kamu) akan menjadi kenangan yang selalu hangat dipikiranku. 2013 adalah saat yang mulai membuat hatiku tak menentu. Tentang kamu menjadi sangat menggangguku ditahun 2013. Aku masih ingat ketika kau mulai menghilang dan aku menjadi kacau, aku masih ingat ketika aku mulai jengah dengan diamku dan akhirnya meminta temanku untuk mengatakan yang sebenarnya. Tapi, itu tidak terjadi, keadaan seakan mencegahku untuk melakukan itu. Ya, mungkin Tuhan punya alasan kenapa lebih membiarkan aku menyimpan rasa ini sendiri.





Jika kita bicara tentang kenangan 2013, semua akan kembali kepada sesuatu yang menyangkut tentang kamu. Kenangan yang dulunya membuatku menjadi senang dan sedih. Kenangan yang sering menghadirkan perasaan tak menentu disetiap malam. Kenangan saat aku sibuk mengecek timeline dan status social media-mu. Kenangan saat aku memperhatikanmu dalam diam, kenangan saat aku menunggumu dalam diam, kenangan saat aku memperhatikan tawamu dalam diam, kenangan saat aku mulai gugup saat mata kita bertemu, dan saat aku mulai tak suka mendengar kabar tak menyenangkan tentangmu.


Ketika kita bicara tentang kenangan 2013, maka aku akan mengingat tentangmu. Kegiatanmu, wajahmu, senyummu, cara tertawamu, dan Plat nomor kendaraanmu, lucu memang ketika aku mulai hafal No. Polisi kendaraanmu dengan tidak disengaja. Memperhatikan kendaraanmu di tempat parkir saat aku mulai datang, hanya untuk memastikan kau sudah ada disekolah terlebih dahulu.


Dan, ketika 2013 sudah mulai berlalu. Izinkan aku menghilangkan rasa yang ku pendam selama 3tahun terakhir ini. Izinkan aku menjalani rutinitas awalku. Izinkan aku meninggalkan segala hal tentangmu. Tidak, aku tidak menghapus tentangmu, hanya saja aku membiarkan segala hal tentang kamu tersimpan rapi dalam lembaran 2013. Biarkan tetap ada menjadi kenangan, takkan pernah ku hapus tak juga aku sentuh untuk kembali.


Di 2014 ini, aku ingin menjadi aku yang dahulu. Ya, aku yang dahulu sebelum mengenalmu. Aku ingin menumbuhkan semangatku kembali. Aku ingin menjadi aku yang hanya terpaku oleh target-targetku. Dan kini, biarkan aku sendiri. Jangan ganggu aku dengan segala hal tentangmu lagi. Berbahagialah dengan kehidupanmu dan izinkan aku bahagia dengan kehidupanku, tanpamu, tanpa kenangan tentangmu. Ya aku harus bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan jejak didalam kolam komentar, agar saya dapat berkunjung ke alamatmu.