Senin, 08 Juli 2013

Absurd


Ini bukan yang pertama kali, ketika dia mulai menatap semuanya datar. Gairah tentang kehidupan seketika hilang saat yang dicintanya pergi begitu saja meninggalkannya. Berulang kali, ia coba bangkitkan semuanya lagi. Berulang kali, ia mencoba tersenyum untuk mengatasi rasa sakitnya.  Berulang kali ia coba lakukan semuanya demi membunuh rasa sakitnya dan menerimanya kembali. Berulang kali, ia mencoba bangun sendiri meski akhirnya ia harus terjatuh lagi. Berulang kali ia memaafkan meski akhirnya ia tersakiti lagi.

Kadang, hatinya sudah terasa hampa menerimanya, tapi bisikan yang tak terdefinisi itu mulai mengatakan sesuatu. Tentang pengorbanan, tentang kesetiaan, dan tentang segala hal yang pernah ia lupakan.

Semua berlalu begitu saja, waktu yang terus berputar tidak mengubah sikapnya yang membuatnya hatinya hancur. Ia tetap saja menjadi yang pergi dan datang dengan sesuka hatinya. Ia tetap menjadi orang yang membuat airmata itu menetes. Tak berubah dan tak berniat berubah.

Hingga hari ini. Hatinya benar-benar terasa sangat hampa. Dia sudah tak bisa menerima semuanya. Airmatanya menolak untuk menetes lagi, dan langkah kakinya menuntutnaya
untuk pergi dari tempatnya. Tempatnya yang ia sebut lingkaran. Berjalan menjauh dari lingkaran itu. Menguatkan hatinya yang sedang memberontak hebat. Bisikan itu kembali terdengar, bahkan semakin jauh ia melangkah, bisikan itu bukanlah menjadi bisikan lagi tapi suatu teriakan. Sangat keras.

“Kamu harus kembali. Disini tempatmu!” Teriakan itu terdengar. “Dia membutuhkanmu. Cinta butuh pengorbanan.”


Dia tak lagi mendengarkan bisikan itu, kupingnya sudah ia tutup rapat-rapat. Ia menatap semuanya dengan senyuman baru. Wajahnya mulai bersinar. Menyambut yang baru. Selama ini, dia merasa seperti terasingkan dengan cintanya yang gila. Selama ini, dia merasa seperti dibutakan dengan bisikan itu. Dan hari ini, dia mulai menatap semuanya dengan tatapan baru, menyambut mentari yang datang dengan senyuman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan jejak didalam kolam komentar, agar saya dapat berkunjung ke alamatmu.