Minggu, 29 Juni 2014

Kamu dan Perempuan yang Kau buat Berdebar Hatinya.

Ini untukmu, lelaki yang sudah lama mengganggu fikiran perempuan kaku itu.

Tentang kamu tak pernah terlupakan dalam hidup seorang perempuan seumuranmu. Dia, seseorang yang pernah kau rayu dengan kata-katamu yang manis. Kamu bukan sosok istimewa untuknya, tapi entah mengapa ia sulit melupakanmu. Ia tidak pernah tahu sejak kapan semuanya menjadi seperti ini, ia tidak pernah tahu bagaimana bisa sosok yang sudah lama tak ia lihat masih mengganggu fikirannya kala malam datang. Perempuan itu masih saja memikirkanmu kala kau sudah bersama perempuanmu. Salahkah dia? Jika bisa, perempuan itu pun tidak ingin memikirkanmu terlalu dalam. Dia tahu, ini tidak pantas untuk seorang perempuan memikirkan lelaki yang sudah memiliki perempuan, tapi hati tetap hati, mengambil peran yang lebih besar dibandingkan logika.

Dia adalah perempuan yang tak pernah tahu bagaimana cara bersikap manis denganmu. Dia adalah perempuan yang merindukan  beberapa tahun yang lalu, ada sepenggal harapan dihatinya untuk mengulang semuanya. Dia ingin kembali merasakan pipinya merona merah kala kalimat “Aku suka Kamu” terdengar ditelinganya. Dia jatuh cinta padamu? Perempuan itu berkata tidak. Dia hanya tak bisa melupakan semua yang sudah terjadi, tak bisa menghapus kalimat yang membuat pipinya merona, bantahnya. Tapi, semua orang tahu dia sedang jatuh cinta.

Bagaimana bisa dia jatuh cinta kepada seseorang yang sudah lama tak ia temui? Bagaimana bisa dia jatuh cinta kepadamu yang sudah memiliki perempuan? Bagaimana bisa dia mulai jatuh cinta saat kalian sudah menjauh? Bagaimana bisa kau selalu hadir kala ia ingin memejamkan mata?

Menurutnya, kamu membuat semuanya seakan mengarah kepadanya. Beberapa kejadian, ia rangkum dan ia simpulkan sendiri, bahwa kau memang memang memperhatikannya. Kamu mampu membuatnya menjadi tak menentu dengan segala kekonyolanmu. Membuat pipinya menjadi merah, membuatnya tersenyum tak jelas. Konyol, ya itu memang kamu.

Ingatkah kamu, ketika kamu melihatnya dan ia tak melihatmu? Kau buat seakan dia sengaja tak ingin melihatmu, grogi, itu godamu kala itu. Dia memang tak pernah tahu bagaimana cara membalas pesanmu dengan manis, tapi jauh disana, dia tersenyum malu. Bukan Karena katamu benar, tapi menurutnya ada yang lucu dari kata-katamu yang seakan……….argh, dia tidak tahu itu apa. Lalu, ingatkah kau bagaimana beberapa malam kau ganggu waktu tidurnya untuk sekedar chat konyolmu?

Jika ia ingat-ingat, sudah 3 tahun belakangan ini kamu datang dan pergi begitu saja dari fikirannya. Dan selama ini pula, sudah berapa banyak wanita yang kau taklukan hatinya? Tahukah kamu, sejak saat itu sampai saat ini, dia tetap tak bisa menghapus jejakmu dengan cepat. Dia memerlukan waktu yang lama untuk sekedar mengusirmu dari fikirannya dan setelahnya kau datang tanpa rasa bersalahmu.

Dan sekarang, saat kamu sudah dengan perempuan barumu, dia tetap perempuan yang tak bisa melupakanmu sepenuhnya. Dia tetap mengingat setiap kalimat yang kau ketik dalam chat yang kau kirim, ia ingat bagaimana merahnya pipinya kala mendengar kekonyolanmu. Ia ingat bagaimana kala waktu malam kau datang dalam chat-mu. Ia ingat bagaimana hatinya yang kau buat tak menentu.

Perempuan itu pernah berkata, bahwa kalian menjadi aneh. Entah ini memang benar atau hanya dia yang merasakannya? Perempuan itu pun pernah berkata, dia tak tahu harus seperti apa jika kalian bertemu, bertatap muka atau sekedar dalam satu acara yang banyak orang. Ia tidak membayangkan bagaimana reaksi teman-temannya yang akan menggodanya, ah mungkin ini terlalu berlebihan. Dia tidak pernah tahu bagaimana warna pipinya kala dia akan bertemu denganmu. Bahkan, jika bisa, dia tak ingin bertemu denganmu.

Perempuan itu masih memperhatikanmu dari tempatnya berada. Perempuan itu sedang menyiapkan nyalinya jika suatu hari nanti kalian bertemu. Perempuan itu sedang melatih pipinya agar tidak memerah ketika kalian bertatap muka. Perempuan itu sedang melatih hatinya agar tak berdebar dengan tak semestinya. Semoga semuanya berhasil.

Dan untuk kamu, sepertinya kau sudah menemukan wanita yang bisa membuatmu lebih baik? Jangan kecewakan dia, jaga gadismu, pesannya untukmu.


Salam dari perempuan kaku yang kau buat pipinya menjadi merah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan jejak didalam kolam komentar, agar saya dapat berkunjung ke alamatmu.