Sina membuka lembar demi lembar
buku yang sudah ia tulis akhir-akhir ini. Lembar ke seratus adalah lembar yang
harus ia tulis malam ini. Ya, semenjak kekasihnya pergi, ia selalu menuliskan
hari-hari yang ia lewati disebuah buku catatan miliknya, satu lembar untuk satu
hari dan artinya hari ini sudah genap seratus hari kekasihnya pergi.
Semua yang ia tulis dalam buku
catatannya bukanlah sebuah catatan biasa, ini adalah janjinya kepada sang
kekasih. Sebelum kekasihnya pergi, mereka selalu melalui hari-hari bersama dan
kini ia hanya sendiri menjalani semuanya. Meski kini ia tak lagi ditemani sang
kekasih, ia selalu ingin kekasihnya tahu apapun aktivitas yang ia lalukan.
Bukan hanya Sina yang melakukan hal tersebut, melainkan kekasihnya juga. Mereka
sama-sama berjanji untuk menuliskan setiap harinya di sebuah buku catatan yang
Sina berikan kala itu dan ketika nanti mereka kembali berjumpa, mereka saling
bertukar buku tersebut.