HAPPY BIRTHDAY TO YOU.... HAPPY
BIRTHDAY TO YOU..... HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY TO
YOUUUUU...........
Teruntuk kamu yang lahir pada
tanggal 6 Februari di 19 tahun yang lalu, Fernando Rizky Romadhon Firdaus.
Selamat Ulangtahun, ndo.
19 tahun yang lalu, seorang
wanita sedang bertaruh nyawa untuk melihat buah cintanya yang akan segera
menambah kebahagiaan keluarga kecilnya. 19 tahun yang lalu, ada suara tangis
bayi perempuan dan lelaki yang belum mengerti tentang dunia sesungguhnya dan
disanalah sebuah senyum kebahagian mulai mengembang. Ketika kamu mulai hadir,
seorang lelaki sedang berjanji, untuk membahagiakanmu, merawatmu,
membesarkanmu, memenuhi segala kebutuhanmu, saat itu ia tidak lagi hanya memikirkan
dirinya atau perempuan yang ia cintai, namun, saat itu ia lebih memikirkanmu,
tentang hidupmu kelak. Saat hati seorang pria sedang berjanji, disana ada juga
perempuan yang rela menyampingkan egonya untuk hidup, tak memperdulikan betapa
sakitnya kala kau hendak keluar. Saat itu, yang ia inginkan, hanya mendengar
suara tangisan bayi kembarnya. Dan saat suaramu mulai terdengar, lengkap sudah
semua kebahagiannya, kebahagiaan sepasang suami istri, kebahagiaan keluarga
besarnya.
19 tahun yang lalu, kamu hanya
bayi lelaki dari dua bayinya. Bayi yang belum mengerti apapun tentang
kehidupan, bayi yang tidak tahu jika ada perempuan yang akhirnya jatuh sakit
sehabis melahirkanmu.
Namun, waktu berputar dengan
sangat cepat, kamu yang dahulunya hanya seorang bayi lelaki yang lucu, kini
sudah beranjak menjadi seorang perjaka. 19 tahun kini usiamu, usia dimana
setahun lagi kamu akan menginjak usia kepala dua. Menurutku, diusia ini seharusnya
adalah masa transisimu. Waktumu yang hanya diisi untuk bermain sudah habis,
kini kamu sudah bukan anak yang baru lahir kemarin. Segala tanggung jawab
seharusnya sudah bisa kamu penuhi. Sudah lewat masa kala kamu hanya sibuk
dengan duniamu, ingatlah disini ada sepasang suami istri yang selalu berdoa
untukmu, selalu berharap akan tersenyum kala kau bahagia. Mereka tidak pernah
meminta uang jerih payahmu, bukan? Hanya saja, seorang perempuan menyebalkan
ini, selalu memalakmu kala kau sedang punya uang. Karena, yang mereka inginkan,
kau hanya mampu belajar untuk menyambung hidupmu mulai dini,
Selamat tanggal lahirmu yang ke
19 kalinya, tak inginkah kau mengucapkan hal yang sama kepadaku? Haha. Aku hanya
bercanda. Kita bukan dari keluarga yang dapat dengan mudah mengucapkan apa yang
kita rasa, bahkan sekedar ucapan selamat ulangtahun pun rasanya sungkan. Tapi,
percayalah, akan selalu ada doa yang diucapkan Ibu dan Ayah untuk kita, dariku
untukmu, atau darimu untuk aku. Aku yakin itu.
Seperti yang tadi aku bilang,
rasanya, sudah cukup waktumu bermain-main. Semoga ditahun ini, kita lebih
dewasa, bisa lebih sayang menyayangi satu sama lain, semoga kita lebih taqwa
kepada Allah, lebih rajin menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Semoga
ditahun ini, kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, meraih cita-cita kita.
Dan yang terpenting, kita bisa membahagiakan Ayah dan Ibu, selanjutnya keluarga
besar kita. Aamiin. Khusus untukmu, semoga bisa lebih rajin kerja dan
menghasilkan uang yang banyak dan rajin membagi kembaranmu ini uang jajan.
Semoga kita bisa lebih menjadi
saudara kembar yang kompak. Semoga tidak ada sikap kita yang akhirnya membuat
Ayah dan Ibu kecewa, karena, seandainya kau tahu, kini aku sangat ingin
membahagiakan mereka. Aku tahu, kaupun juga ingin seperti itu. Kita baru saja
merasa kehilangan, sedikit penyesalan kala Mbah sudah terlanjur pergi ketika
aku belum bisa membahagiakannya. Apa kau juga begitu? Tidak perlu larut untuk
disesali, ia sudah bahagia kini. Setidaknya, jangan melakukan kesalahan yang sama,
semoga kita belajar dari yang sudah-sudah, ya.
Jakarta, 6 Februari 2015.
Kembaranmu,
Fanny.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan jejak didalam kolam komentar, agar saya dapat berkunjung ke alamatmu.